Jumat, 27 November 2015

JAVASCRIPT

Pengertian Javascript

Javascript adalah sebuah bahasa komputer atau kode pemrograman yang digunakan pada website agar website tersebut menjadi lebih interaktif dan dinamis. Javascript adalah jenis bahasa pemrograman client side. Penggunaan kode javascript pada sebuah website bersifat opsional, artinya tidak harus selalu ada. Namun, website-website maupun blog modern saat ini hampir semuanya menggunakan kode javascript walaupun sedikit. Hal ini karena tanpa javascript, sebuah website bagaikan sayur tanpa garam :D.

Javascript codes

Manfaat, Fungsi & Peran JavaScript
Seperti yang disebutkan diatas, javascript berfungsi membuat sebuah halaman website lebih interaktif dan dinamis. Penggunaan kode javascript sangat dibutuhkan untuk website-website yang berorientasi pada kenyamanan pengakses (user-experience). Namun, penggunaan kode javascript ini tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan penggunaan css karena javascript juga tidak akan lepas dari html.

Ketiga bahasa pemrograman itu sangat erat kaitannya. Jika saya ibaratkan sebuah website adalah rumah, maka kode html adalah segala yang membangun dan ada dirumah tersebut (tembok, tiang, atap, pondasi, ruang keluarga, kamar, dapur, peralatan rumah tangga, dan sebagainya). Lalu, kode css adalah pengatur dan penghias rumah tersebut(tata letak, warna dan sebagainya). Dan peran javascript bisa sebagai ‘pembantu’ kode css agar pengaturan dan hiasannya lebih bagus dengan tambahan pernak-pernik misalnya. Bisa juga untuk memanipulasi kode html dengan nama/identitas tertentu. Manipulasi ini bisa berupa menyembunyikan, menganti bahkan menambahkan elemen html yang baru.

Tanpa javascript, saat melakukan aksi tertentu, misalnya meng-klik pada sebuah halaman website, maka hasil atau respon dari hasil klik tersebut harus dimuat pada halaman lain. Hal ini tentunya sangat merepotkan karena tidak setiap aksi klik menghasilkan hasil/output yang besar/banyak. Terkadang hasil sebuah aksi hanyalah sebuah kalimat “Anda berhasil memasukkan data”, misalnya.

Hubungan ke Java


Meskipun nama yang mirip, Java dan JavaScript, hampir tidak ada hubungannya selain dari sintaks antara dua bahasa. Karena keduanya sering digunakan di Internet, dua dapat bingung dengan belum tahu. Bahkan mereka dikembangkan oleh dua perusahaan yang sama sekali berbeda, dengan tujuan yang berbeda dan tujuan dalam pikiran: Netscape mengembangkan JavaScript dan Sun Microsystems mengembangkan Java. JavaScript dapat diinterpretasikan oleh browser yang paling langsung dan cepat, sementara Java memerlukan terpisah "Java Virtual Machine" harus dimulai sebelum menjalankan. JavaScript dan Java menggunakan sintaks mirip (berdasarkan bahasa C) tetapi banyak dari perintah yang sangat berbeda. Ada juga perbedaan teknis. Java adalah bahasa diketik statis yang membutuhkan deklarasi semua variabel dan jenis mereka (misalnya integer, string atau boolean). Sebaliknya, Javascript adalah "longgar" bahasa diketik, memungkinkan variabel yang akan digunakan tanpa deklarasi sebelumnya. Sebagai contoh, membandingkan dua metode penulisan ke tampilan (halaman). Di Java, untuk menulis "Halo dunia!", Kode akan membaca: System.out.println ("Halo dunia!"), Sedangkan dalam JavaScript (di browser), akan berkata: document.write ("Halo dunia! ");.


Contoh Penggunaan Javascript

Jika kata-kata dan penjelasan diatas belum membuat anda mengerti juga, maka seharusnya praktek penggunaannya bisa membuat mengerti. Jika tidak juga, maka anda memang … (isi sendiri :D).

Oke, berikut ini adalah contoh penggunaan kode javascript yaitu dengan membuat “alert”.

<script type="text/javascript">
function simsalabim() {
alert("Simsalabim, blah blah blah");
}
</script>
<button onclick="simsalabim()">Klik Untuk Melihat Demo</button>
Karena penggunaan javascript diatas masih sederhana, anda juga bisa menuliskan fungsi diatas seperti dibawah ini :

<button onclick="alert("Simsalabim, blah blah blah");">Klik Untuk Melihat Demo</button>
Namun, penulisan javascript diatas hanya untuk fungsi yang sederhana saja.


sumber :
http://destwentyo.blogspot.co.id/2013/02/pengertian-javascript.html
https://id.wikibooks.org/wiki/JavaScript
http://www.syakirurohman.net/2014/11/pengertianl-apa-itu-javascript-manfaat-cara-kerja.html

SUN MICROSYSTEM

 PENGERTIAN SUN OS
Sun OS adalah sebuah versi UNIX yang digunakan dalam workstation-workstation Sun Microsystems yang dirilis pada tahun 1982. Setelah merilis SunOS versi 4, Sun Microsystems mengubah kode UNIX BSD yang sebelumnya mereka gunakan dengan kode UNIX System V, setelah mendapatkan lisensi dari pemegang lisensi UNIX waktu itu, AT&T. Perubahan ini menjadikan namanya berubah menjadi Solaris versi 2, dari yang seharusnya SunOS 5. Sehingga, secara tidak langsung, SunOS pun dianggap sebagai Solaris versi 1.x.
SunOS adalah versi dari sistem operasi Unix yang dikembangkan oleh Sun Microsystems untuk workstation dan sistem komputer server. Nama SunOS biasanya hanya digunakan untuk merujuk ke versi 1.0 ke 4.1.4 dari SunOS. Versi ini didasarkan pada BSD, sedangkan SunOS versi 5.0 dan kemudian didasarkan pada UNIX System V Release 4, dan dipasarkan dengan nama merek Solaris.
Istilah SunOS masih digunakan sebagai istilah yang merujuk kepada inti dari Solaris. Nomor versi inti SunOS dianggap sebagai versi Solaris 5.{nomor versi Solaris}. Sebagai contoh, Solaris 10, dapat disebut sebagai SunOS 5.10. Man page Solaris juga dinamai sebagai SunOS, meski istilah SunOS tidak lagi digunakan dalam dokumentasi marketing Sun Microsystems.
Sun Solaris adalah sebuah sistem operasi keluarga Unix yang dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc. Sun Microsystem menggantikan Sun OS sebelumnya yang telah ada pada tahun 1992. Sekarang Solaris lebih dikenal dengan nama Oracle Solaris, sejak kepemilikannya digantikan oleh Oracle Coorporation pada Januari 2010. OpenSolaris adalah Sun Solaris yang di open-source kan di bawahlisensi CDDL (Common Development and Distribution License). Sun Solaris bisa dijalankan di atas prosesor yang berspek x86,x64, SPARC dan dan server dari Sun serta vendor lainnya , dengan dilakukan upaya untuk port ke platform tambahan Solaris terdaftar sebagai kompatibel dengan Spesifikasi Single Unix .
Solaris adalah salah satu UNIX yang paling dikenal dunia. Solaris dibuat oleh Sun Microsystem. Solaris berjalan pada high−end hardware yang dapat mendukung puluhan processor, GB RAM, serta harddisk. Ia banyak digunakan sebagai platform oleh aplikasi enterprise, seperti Oracle. Solaris didesain untuk berjalan pada processor SPARC yang diproduksi oleh SUN. Karena SUN mengontrol sendiri hardware dan software, mereka dapat mengembangkan system dengan fitur2 menarik, seperti, hot-swappable RAM, mainboard, harddisk, CPU. Solaris/Sun Solaris adalah sistem Operasi berbasis Unix yang awalnya dikembangkan oleh Sun Microsystem. Solaris menggantikan produk awal mereka SunOS pada tahun 1992. Sun Solaris telah berganti nama menjadi Oracle Solaris semenjak Perusahaan Sun Microsystem diakusisi oleh perusahaan Oracle pada tahun 2010.
Solaris dikenal karena sklabilitasnya, terutama pada sistem SPARC, dan mempunyai fitur orisinal yang inovatif seperti DTrace, ZFS, dan Time Slider. Solaris mendukungworkstations dan server berbasis SPARC dan x86 baik dari Sun maupun perusahaan lainnya.
Solaris disertifikasi berlawanan dengan Single Unix Specification. Meskipun secara historis dikembangkan sebagai software berpemilik, Solaris mendukung sistem yang dibuat oleh semua perusahaan server, dan sebagian besar dari basis kodenya sekarang menjadi software open source melalui proyek Open Solaris.
Solaris dikembangkan sebagai perangkat lunak, sehingga pada bulan Juni 2005 Sun Microsystem merilis sebagian besar basis kode di bawah lisensi CDDL dan mendirikan proyek sumber terbuka OpenSolaris. Setelah dilakukan akuisisi dari Sun Microsystem Sun Microsystems pada bulan Januari 2010, Oracle memutuskan untuk menghentikan distribusi OpenSolaris dan perkembangan sistemnya. Namun setelah Solaris 11, Oracle akan mulai program mitra teknologi kembali dengan nama Oracle Technology Network ( OTN ) dimana memberikan akses serta izin dalam pengembangannya.        
      Sejarah
Pada tahun 1987, AT&T dan Sun mengumumkan bahwa mereka bekerjasama dalam proyek menggabungkan varian Unix yang paling popular di pasaran pada waktu itu yaitu : BSD, System V, dan Xenix. Sehingga terbentuklah Unix System V Release 4 (SVR4). Pada tanggal 4 September 1991, Sun mengumumkan bahwa mereka akan menggantikan Unix yang dikembangkan dari BSD, SunOS4, berdasarkan SVR4. Secara Internal hal tersebut diidentifikasi sebagai Sun OS 5, akan tetapi nama baru yang diperkenalkan ketika dipasarkan adalah Solaris 2. Meskipun SunOS 4.1.x mikro retroaktif diberi nama Solaris 1, nama Solaris hampir digunakan untuk merujuk SRV4 SunOS 5.0 yang dikembangkan pada kemudian hari. Pembenaran mengenai nama baru tersebut tidak hanya mencakup SunOS saja, akan tetapi juga pada OpenWindows graphical user interface dan Open Network Computing (ONC) secara fungsional. SunOS versi minor dirilis oleh Solaris, seperti misalnya Solaris 2.4 yang digabung dengan Sun OS 5.4. Setelah Solaris 2.6, Sun menghilangkan angka 2 di depan versinya. Sehingga Solaris 7 digabungkan dengan SunOS 5.7 dan SunOS 5.10 dirilis terbaru membentuk inti dari Solaris 10.

LISENSI

1.          1.       SunOS 1 dan 2 mendukung sistem Sun seri-2, termasuk Sun-1 sistem upgrade dengan Sun-2 (68010) papan CPU. SunOS 3 didukung Sun-2 dan-3 Sun (68020) sistem seri. SunOS 4 didukung Sun-2 (sampai rilis 4.0.3), Sun-3 (sampai 4.1.1), Sun386i (4.0, 4.0.1 dan 4.0.2 saja) dan Sun-4 (SPARC) arsitektur. Walaupun SunOS 4 ini dimaksudkan untuk menjadi rilis pertama yang sepenuhnya mendukung prosesor baru Sun SPARC, ada juga SunOS 3.2 rilis dengan dukungan awal untuk sistem Sun-4.
          2.      SunOS 4.1.2 memperkenalkan dukungan untuk multiprocessor mesin pertama Sun sun4m-arsitektur (yang SPARCserver 600MP series), karena hanya memiliki kunci tunggal untuk kernel, hanya satu CPU pada suatu waktu dapat mengeksekusi di kernel.
          3.      Rilis terakhir dari SunOS 4 adalah 4.1.4 (Solaris 1.1.2) pada tahun 1994. Arsitektur sun4, sun4c dan sun4m yang didukung dari 4.1.4, sun4d tidak didukung.
          4.      Sun terus kapal SunOS 4.1.3 dan 4.1.4 sampai dengan tanggal 27, 1998; mereka didukung sampai dengan 30 September 2003.

[Sunting] "SunOS" dan "Solaris"
4.1.x SunOS / Solaris 1.x / OpenWindows Pers SunOS Solaris Versi 2.0
Versi
OpenWindows
SunOS Solaris Versi 2.0
4.1.1
1.0
2.0
4.1.1B
1.0.1
SMCC A 3,0
4.1.1.1
Versi 1.1
3,0
4.1.2
1,1
3.0_U1
4.1.3
1.1.1
3.0_U1B
4.1.3C
1.1.1B
3.0_414
4.1.3_U1
1.1.2
 2.0
4.1.3_U1B
 OpenWindows
2.0
4.1.4
1.0
SMCC A 3,0


          5.      SunOS 4.1.1 tape
          6.      Pada tahun 1987, AT & T dan Sun mengumumkan bahwa mereka berkolaborasi dalam proyek untuk menggabungkan Unix rasa yang paling populer di pasaran pada waktu itu: BSD (termasuk banyak fitur yang kemudian unik untuk SunOS), System V, dan Xenix. Hal ini akan menjadi System V Release 4 (SVR4).
           7.      Pada tanggal 4 September 1991, Sun mengumumkan bahwa rilis berikutnya OS utama akan beralih dari basis sumber BSD-diturunkan untuk satu berdasarkan SVR4. Meskipun penunjukan internal rilis ini akan SunOS 5, dari titik ini Sun Solaris pemasaran mulai menggunakan nama. Pembenaran untuk ini "overbrand" baru itu mencakup tidak SunOS saja, tetapi juga desktop OpenWindows lingkungan dan Open Network Computing (ONC) fungsionalitas.
            8.      Meskipun OS SVR4 baru berbasis tidak diharapkan untuk kapal di volume sampai tahun berikutnya, Sun segera mulai menggunakan nama Solaris baru untuk merujuk ke rilis 4 saat pengiriman SunOS (juga termasuk OpenWindows). Jadi SunOS 4.1.1 adalah rebranded Solaris 1.0, SunOS 5.0 akan dianggap sebagai bagian dari Solaris 2.0. SunOS 4.1.x versi mikro terus akan dirilis hingga 1994, dan masing-masing juga diberi nama Solaris 1.x setara. Dalam prakteknya, ini sering masih disebut dengan pelanggan dan bahkan personil Sun dengan nama pembebasan mereka SunOS. Mencocokkan nomor versi tidak langsung:

          9.      Hari ini, SunOS 5 secara universal dikenal sebagai Solaris, walaupun nama SunOS masih terlihat dalam OS itu sendiri-dalam banner startup, output dari perintah uname, dan footer halaman manual, di antara tempat lain.
          10.    Pencocokan SunOS 5.x rilis untuk nama pemasaran yang sesuai Solaris sederhana: setiap nama rilis Solaris termasuk yang sesuai SunOS 5 nomor versi minor. Sebagai contoh, Solaris 2.4 SunOS 5.4 didirikan. Ada satu twist kecil: ". 2" setelah Solaris 2.6, yang dijatuhkan dari nama Solaris dan SunOS jumlah kecil muncul dengan sendirinya. Rilis terakhir Solaris Solaris 11 dan menggabungkan SunOS 5.11.
        11.    Pada tanggal 4 September 1991, Sun mengumunkan bahwa mereka akan menggantikan turunan Unix BSD, SunOS 4, dengan Unix yang berbasis SVR4. Unix tersebut dikenal sebagai SunOS 5 oleh pihak dalam, tapi sebuah nama diperkenalkan pada saat yang sama: Solaris 2. Ketika SunOS 4.1.x micro dirilis, namanya diganti dengan Solaris 1 oleh Sun. Nama Solaris hampir seluruhnya digunukan untuk menunjukkan turunan SVR-4 SunOS 5.0 dan selanjutnya.
           12.    Pembenaran dari merk terbaru ini tidak hanya mencakup SunOS, tetapi juga fungsi-fungsi Open Windows Graphical User Interface dan Open Network Computing (ONC). SunOS versi kebawah dimasukkan kedalam nomor perilisan Solaris; sebagai contoh, Solaris 2.4 tergabung dengan SunOS 5.4. Setelah Solaris 2.6, Sun menhilangkan angka “2.”, sehingga Solaris 7 tergabung dengan SunOS 5.7, dan yang paling baru SunOS 5.10 membentuk inti dari Solaris 10.


 SUMBER :
http://bidariayu92.blogspot.co.id/2014/01/makalah-sun-os.html 
http://muazhimaru.blogspot.co.id/2012/09/pengertian-sun-os-java.html 
https://id.wikipedia.org/wiki/Sun_Microsystems

Sejarah munculnya pengemis

Sejarah munculnya pengemis

Pengemis ada karena salah satunya adalah kenaikan jumlah penduduk yang semakin meningkat, kebutuhan dan tuntutan hidup juga meningkat, serta teknologi dan informasi yang terus berkembang, sedangkan sumber daya alam, sumber-sumber penghasilan, dan sumber daya manusia yang tidak bisa mengimbangi peningkatan-peningkatan tersebut, menyebabkan munculnya permasalahan-permasalahan sosial yang begitu banyak dan kompleks. Hampir di setiap daerah di Indonesia khususnya di daerah perkotaan, permasalahan sosial ini ada dengan jenis yang beragam.
Kita telah ketahui bersama bahwa kesejahteraan sosial merupakan hak semua warga negara tanpa kecuali dan negara mempunyai kewajiban dalam mewujudkan kesejahteran sosial tersebut. Hal ini sesuai dengan tujuan negara yang tercantum di dalam Pembukaan UUD 1945, beberapa pasal di dalam batang tubuh UUD 1945, serta di beberapa peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Akan tetapi, permasalahan-permasalahan sosial ini tidak kunjung terselesaikan, justru semakin bertambah kompleks.
Berdasarkan Permensos No.08 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendataan dan Pengelolaan Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial yang dimaksud dengan pengemis adalah orang-orang yang mendapatkan penghasilan dengan meminta-minta di muka umum dengan berbagai cara dan alasan untuk mengharapkan belas kasihan dari orang lain.
KRITERIA PENGEMIS
Berdasarkan Permensos No.08 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendataan dan Pengelolaan Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial, kriteria bahwa seseorang dikatakan sebagai pengemis adalah sebagai berikut:
  • mata pencariannya bergantung pada belas kasihan orang lain;
  • berpakaian kumuh dan compang camping;
  • berada di tempat-tempat ramai/strategis; dan
  • memperalat sesama untuk merangsang belas kasihan orang lain

Berdasarkan hasil observasi kami di sekitar Jalan Asia-Afrika dan Masjid Raya Bandung dengan sasaran observasi adalah pengemis, memang seluruh kriteria di atas ada pada mereka yang mengemis/meminta-minta di daerah tersebut. Selain itu, kami sedikit meminta keterangan kepada beberapa orang pengemis di sana, ternyata penghasilan mereka pun tidak pasti/tetap dan tidak memiliki tempat tinggal yang tetap. Kriteria tersebut berdasarkan Permensos No.08 Tahun 2012 merupakan kriteria untuk para gelandangan. Oleh karena itu, kami menyimpulkan bahwa sebagian pengemis di sekitar Jalan Asia-Afrika dan Masjid Raya Bandung pun bisa dikatakan sebagai gelandangan juga karena memang ada keterkaitan di antara keduanya.

FAKTOR PENYEBAB MUNCULNYA PERMASALAHAN PENGEMIS
Berikut adalah beberapa faktor penyebab munculnya permasalahan pengemis, di antaranya:
  • Himpitan ekonomi (kemiskinan);
  • Keterbatasan fisik (penuaan/cacat tubuh);
  • Tradisi suatu masyarakat yang menjadikan mengemis sebagai profesi;
  • Kekurangan potensi sumber daya baik alam, manusia maupun lingkungan untuk dapat mengembangkan peluang dan kesempatan kerja;
  • Kondisi musiman, seperti pada saat hari raya; dan
  • Nilai-nilai hidup yang dianut individu.

sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Mengemis 
http://klickinfo.blogspot.co.id/2015/11/sejarah-munculnya-pengemis.html
http://fanjasyiro.blogspot.co.id/2015/11/sejarah-munculnya-pengemis.html

Selasa, 10 November 2015

PERKEMBANGAN KOMPUTER SAMPAI SAAT INI


KOMPUTER GENERASI PERTAMA(1946-1959)

 Komputer generasi pertama masih sangat sederhana dan belum kompleks penggunaanya. Komputer generasi pertama belum dapat memperoses masalah-masalah yang rumit. Ukuran komputer generasi pertama sangat besar dan prosesnya pun masih lambat.
komputer generasi pertama menggunakan tabung vakum (vacuum tube) untuk memproses dan menyimpan data. Tabung vakum berukuran seperti lampu kecil. Tabung vakum cepat panas dan mudah terbakar. Ribuan tabung vakum diperlukan untuk mengoperasi komputer generasi pertama. Komputer generasi pertama murni peralatan elektronik yang berfungsi untuk membantu ilmuwan menyelesaikan masalah perhitungan matematika secaracepat dan tepat. Ukurannya yang besar mirip komputer induk atau komputer utama. Contoh komputer generasi pertama adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator) yang dibuat oleh Dr John Mauchly dan Presper Eckert tahun 1946.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.


KOMPUTER GENERASI KEDUA(1959-1965)
 

Komputer generasi kedua menggunakan transistor dan dioda untuk menggantikan tabung vakum walaupun keduanya juga mudah terbakar. Pada komputer generasi kedua, diperkenalkan cara baru untuk menyimpan data, yaitu dengan penyimpanan secara magnetik. Penyimpanan secara magnetik menggunakan besi-besi lunak yang dililit oleh kawat. Kecepatan proses komputer generasi kedua lebih cepat dibandingkan generasi pertama. Awalnya, komputer generasi kedua menggunakan bahasa program tingkat tinggi, seperti Foltran (1954) dan COBOL (1959). Kedua bahasa program itu menggantikan bahasa mesin. Pada generasi in, ukuran komputer lebih kecil. Komputer generasi ini digunakan untuk proses data di bidang perniagaan, universitas, dan militer. Contoh komputer pada generasi kedua adalah DEC PDP-8, IBM 700, dan IBM 7094.


KOMPUTER GENERASI KETIGA(1965-1970)
 

Komputer generasi ketiga dibuat dengan menggabungkan beberapa komponen di dalam satu tempat. tampilan dari komputer juga disempurnakan. Selain itu, komputer generasi ketiga penyimpana memorinya lebih besar dan diletakkan diluar (eksternal). Penggunaan listriknya lebih hemat dibandingkan komputer generasi sebelumnya. Ukuran fisiknya menjadi lebih kecil sehingga lebih menghemat ruang. komputer generasi ketiga juga mulai menggunakan komponen IC atau disebut chip. Dapat digunakan untuk multiprogram. Contoh komputer generasi ketiga adalah Apple II, PC, dan NEC PC.
Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.


KOMPUTER GENERASI KEEMPAT(1970-
 
Komputer generasi keempat masih menggunakan IC/chip untuk pengolahan dan penyimpanan data. Komputer generasi ini lebih maju karena di dalamnya terdapat beratus ribu komponen transistor. Proses pembuatan IC komputer generasi ini dinamakan pengintegrasian dalam skala yang sangat besar. Pengolahan data dapat dilakukan dengan lebih cepat atau dalam waktu yang singkat. Media penyimpanan komputer generasi ini lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Komputer generasi ini sering disebut komputer mikro. Contohnya adalah PC (Personal Computer). Teknologi IC komputer generasi ini yang membedakan antara komputer mikro dan komputer mini serta main frame. Beberapa teknologi IC pada generasi ini adalah Prosesor 6086, 80286, 80386, 80486, Pentium I, Celeron, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, Dual Core, dan Core to Duo. Generasi ini juga mewujudkan satu kelas komputer yang disebut komputer super.


KOMPUTER GENERASI KELIMA



Komputer generasi kelima memang belum terwujud karena komputer generasi ini merupakan komputer impian masa depan. Pembuatan bentuk komputer generasi kelima tentunya akan lebih kompleks. KOmputer generasi kelima ini diperkirakan mempunyai lebih banyak unit pengolahan yang bekerja secara serentak untuk menyelesaikan lebih dari satu masalah dalam waktu bersamaan. Komputer generasi ini juga mempunyai memori yang besar. Komputer impian ini diperkirakan akan mempunyai kepandaian tersendiri atau dapat membuat keputusan sendiri. Sifat luar biasa komputer ini disebut sebagai kecerdasan buatan.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.


REFERENSI :

Selasa, 03 November 2015

Budaya , Kreativitas , dan Inovasi


FUNGSI BUDAYA ORGANISASI


A.PENGERTIAN DAN FUNGSI BUDAYA ORGANISASI
Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya. Sistem makna bersama ini adalah sekumpulan karakteristik kunci yang dijunjung tinggi oleh organisasi.
Adapun pengertian Budaya Organisasi menurut beberapa ahli, yaitu :
1.Menurut Wood, Wallace, Zeffane, Schermerhorn, Hunt, Osborn (2001:391), budaya organisasi adalah sistem yang dipercayai dan nilai yang dikembangkan oleh organisasi dimana hal itu menuntun perilaku dari anggota organisasi itu sendiri.
2.Menurut Tosi, Rizzo, Carroll seperti yang dikutip oleh Munandar (2001:263), budaya organisasi adalah cara-cara berpikir, berperasaan dan bereaksi berdasarkan pola-pola tertentu yang ada dalam organisasi atau yang ada pada bagian-bagian organisasi.
3.Menurut Robbins (1996:289), budaya organisasi adalah suatu persepsi bersama yang dianut oleh anggota-anggota organisasi itu.
FUNGSI BUDAYA ORGANISASI
Budaya organisasi memiliki fungsi yang sangat penting. Fungsi budaya organisasi adalah sebagai tapal batas tingkah laku individu yang ada didalamnya.
Menurut Robbins (1996 : 294), fungsi budaya organisasi sebagai berikut :
1.Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain.
2.Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.
3.Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang.
4.Budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.
5.Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan.
B. TIPOLOGI BUDAYA ORGANISASI
Menurut Sonnenfeld dari Universitas Emory (Robbins, 1996 :290-291), ada empat tipe budaya organisasi :
1. Akademi
Perusahaan suka merekrut para lulusan muda universitas, memberi mereka pelatihan istimewa, dan kemudian mengoperasikan mereka dalam suatu fungsi yang khusus. Perusahaan lebih menyukai karyawan yang lebih cermat, teliti, dan mendetail dalam menghadapi dan memecahkan suatu masalah.
2. Kelab
Perusahaan lebih condong ke arah orientasi orang dan orientasi tim dimana perusahaan memberi nilai tinggi pada karyawan yang dapat menyesuaikan diri dalam sistem organisasi. Perusahaan juga menyukai karyawan yang setia dan mempunyai komitmen yang tinggi serta mengutamakan kerja sama tim.
3. Tim Bisbol
Perusahaan berorientasi bagi para pengambil resiko dan inovator, perusahaan juga berorientasi pada hasil yang dicapai oleh karyawan, perusahaan juga lebih menyukai karyawan yang agresif. Perusahaan cenderung untuk mencari orang-orang berbakat dari segala usia dan pengalaman, perusahaan juga menawarkan insentif finansial yang sangat besar dan kebebasan besar bagi mereka yang sangat berprestasi.
4. Benteng
Perusahaan condong untuk mempertahankan budaya yang sudah baik. Menurut Sonnenfield banyak perusahaan tidak dapat dengan rapi dikategorikan dalam salah satu dari empat kategori karena merek memiliki suatu paduan budaya atau karena perusahaan berada dalam masa peralihan.
C. KREATIVITAS INDIVIDU DAN TEAM PROSES INOVASI
Kreativitas dengan inovasi itu berbeda. Kreativitas merupakan pikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru, sedangkan inovasi adalah melakukan sesuatu yang baru. Hubungan keduanya jelas. Inovasi merupakan aplikasi praktis dari kreativitas. Dengan kata lain, kreativitas bisa merupakan variabel bebas, sedangkan inovasi adalah variabel tak bebas. Dalam praktek bisnis sehari-hari, ada perencanaan yang meliputi strategi, taktik, dan eksekusi. Dalam pitching konsultansi atau agency, sering terdengar keluhan bahwa secara konseptual apa yang disodorkan agency bagus, tetapi strategi itu tak berdampak pada perusahaan karena mandek di tingkat eksekusi. Mengapa? Sebab, strategi bisa ditentukan oleh seseorang, tetapi eksekusinya harus melibatkan banyak orang, mulai dari atasan hingga bawahan. Di sinilah mulai ada gesekan antarkaryawan, beda persepsi hingga ke sikap penentangan.
Itu sebabnya, tak ada perusahaan yang mampu berinovasi secara konsisten tanpa dukungan karyawan yang bisa memenuhi tuntutan persaingan. Hasil pengamatan kami menunjukkan, perusahaan-perusahaan inovator sangat memperhatikan masalah pelatihan karyawan, pemberdayaan, dan juga sistem reward untuk meng-create daya pegas inovasi. Benih-benih inovasi akan tumbuh baik pada perusahaan-perusahaan yang selalu menstimulasi karyawan, dan mendorong ke arah ide-ide bagus. Melalui program pelatihan, sistem reward, dan komunikasi, perusahaan terus berusaha untuk mendemokratisasikan inovasi.
Source:
http://jurnal-sdm.blogspot.co.id/2009/04/teori-budaya-organisasi.html 
https://duniatugasasri.wordpress.com/2013/06/11/fungsi-budaya-organisasi/ 
http://herisllubers.blogspot.co.id/2013/06/pengertian-dan-fungsi-budaya-organisasi.html 

perubahan dan pengembangan organisasi

A.                                   PENGERTIAN PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
PENGERTIAN PERUBAHAN ORGANISASI
Pengertian Perubahan Organisasi adalah suatu variasi dari cara-cara yang telah mapan,yang selama ini berlangsung dalam organisasi dan dipergunakan serta ditaati oleh anggota organisasi dalam melakukan aktivitasnya dan berbeda dari apa yang selama ini ada dan telah berlaku dalam organisasi.
Pengertian Pengembangan Organisasi adalah suatu pendekatan sistematik, terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta memecahkan masalah-masalah (seperti kutrangnya kerja sama/koperasi, desentralisasi yang berlebihan dan kurang cepatnya komunikasi dan sebagainya) yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.

PENGERTIAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
Pengembangan organisasi merupakan proses terencana untuk mengembangkan kemampuan organisasi dalam kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berubah, sehingga dapat mencapai kinerja yang optimal yang dilaksanakan oleh seluruh anggota organisasi. Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.

 B. LANGKAH-LANGKAH PERUBAHAN ORGANISASI
Langkah langkah dalam mewujudkan perubahan organisasi, Langkah tersebut terdiri dari :
1.   Mengadakan Pengkajian : Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap organisasi apapun tidak dapat menghindarkan diri dari pengaruh daripada berbagai perubahan yang terjadi di luar organisasi. Perubahan yang terjadi di luar organisasi itu mencakup berbagai bidang, antara lain politik, ekonomi, teknologi, hukum, sosial budaya dan sebagainya. Perubahan tersebut mempunyai dampak terhadap organisasi, baik dampak yang bersifat negatif maupun positif. Dampak bersifat negatif apabila perubahan itu menjadi hambatan bagi kelancaran, perkembangan dan kemajuan organisasi. Dampak bersifat positif apabila perubahan itu dapat memperlancar kegiatan, perkembangan dan kemajuan organisasi atau dalam bentuk kesempatan-kesempatan baru yang tidak tersedia sebelumnya.
2.   Mengadakan Identifikasi : Yang perlu diidentifikasi adalah dampak perubahan perubahan yang terjadi dalam organisasi. Setiap faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan organisasi harus diteliti secara cermat sehingga jelas permasalahannya dan dapat dipecahkan dengan tepat.
3.   Menetapkan Perubahan : Sebelum langkah-langkah perubahan diambil, pimpinan organisasi harus yakin terlebih dahulu bahwa perubahan memang harus dilakukan, baik dalam rangka meningkatkan kemampuan organisasi maupun dalam rangka mempertahankan eksistensi serta pengembangan dan pertumbuhan organisasi selanjutnya.
4.   Menentukan Strategi : Apabila pimpinan organisasi yakin bahwa perubahan benar-benar harus dilakukan maka pemimpin organisasi haru segera menyusun strategi untuk mewujudkannya.
5.   Melakukan Evaluasi : Untuk mengetahui apakah hasil dari perubahan itu bersifat positif atau negatif, perlu dilakukan penilaian. Apabila hasil perubahan sesuai dengan harapan berarti berpengaruh postif terhadap organisasi, dan apabila sebaliknya berarti negatif.
6.   Mengadakan perubahan struktur organisasi.
7.   Mengubah sikap dan perilaku pegawai.
8.   Mengubah tata aliran kerja.
9.   Mengubah peralatan kerja.
10.        Mengubah prosedur kerja.
11.        Mengadakan perubahan dalam hubungan kerja antar-personal.




C.  PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN ORGANISASI
Semua kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui 4 tahapan berikut ini.

Tahap 1 : Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan
Perencanaan dimulai dengankeputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja.Tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber daya sumberdayanya secara tidak efektif.

Tahap 2 : merumuskan keadaan saat ini
Pemahaman akan posisi perusahaansekarang dari tujuan yang hendak di capai atau sumber daya-sumber daya yang tersediauntuk pencapaian tujuan adalah sangat penting, karena tujuan dan rencana menyangkutwaktu yang akan datang. Hanya setelah keadaan perusahaan saat ini dianalisa, rencanadapat dirumuskan untuk menggambarkan rencana kegiatan lebih lanjut. Tahap kedua inimemerlukan informasi-terutama keuangan dan data statistik yang didapat melaluikomunikasi dalam organisasi.

Tahap 3 : mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan
Segala kekuatan dankelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukurkemampuan organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor lingkungan intren dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya,atau yang mungkin menimbulkan masalah. Walau pun sulit dilakukan, antisipasi keadaan,masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi di waktu mendatang adalahbagian esensi dari proses perencanaan.

Tahap 4 : mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaiantujuan
Tahap terakhir dalam proses perncanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut danpemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.

D.IMPLIKASI MANAJERIAL
Pada bagian ini peneliti menyajian bergagai implikasi kebijakan yang dapat dihubungkan dengan temuan-temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini. Implikasi manajerial memberikan kontribusi praksis bagi manajemen.
  
source :
http://dessymarantika7.blogspot.co.id/2013/04/perubahan-dan-pengembangan-organisasi.html 
http://dimasihsanprasetyo.blogspot.co.id/2013/06/pengertian-perubahan-dan-pengembangan.html 
http://nikotrileksono.tumblr.com/post/47682796982/perubahan-dan-pengembangan-organisasi

Popular Posts